Selasa, 24 September 2013

MEMBANGUN DESA MANDIRI MELALUI PROGRAM DESA BINAAN


Desa binaan pada dasarnya adalah suatu langkah untuk memberdayakan masyarakat desa melalui kegiatan pelatihan-pelatihan, pembinaan dan pendampingan baik melalui pelatihan wirausaha maupun pelatihan keterampilan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kegiatannya akan mendorong perekonomian desa agar menjadi desa yang mandiri dan dapat meningkatkan kesejahteraan warga sehingga pemberdayaan masyarakatpun menjadi lebih merata. Tujuan dikembangkannya desa binaan adalah untuk :
1. Membantu Kepala Desa dan jajarannya untuk mengoptimalkan potensi ekonomi desa
disemua sektor seperti pertanian, perikanan, perkebunan, peternakan, industri
rumah tangga, teknologi tepat guna, energi alternatif,dll.
2. Membantu masyarakat menuju kemandirian ekonomi dalam meningkatkan kesejahteraan
keluarga.
Desa Binaan tidak dimaksudkan sebagai sebagai desa penerima bantuan semata, namun merupakan desa yang melalui pembinaan yang terarah dapat mengoptimalkan potensi ekonomi desanya secara mandiri. Kegiatan pembinaan dilakukan dengan menggunakan metode pendekatan kelompok, berupa pendampingan langsung untuk pembinaan dan penerapan teknologi tepat guna di lapangan dalam bentuk sosialisasi, demonstration plot, sekolah lapang, pelatihan dan lain-lain yang dianggap sesuai.
Hal-hal yang diharapkan bisa berkembang di desa binaan :

A. Ketahanan Pangan (Rumah Pangan Lestari):
1. Panen padi meningkat, pendapatan petani meningkat.
2. Dibangunnya demplot tanaman padi dalam pot disekitar rumah.
3. Panen sayuran meningkat, pendapatan petani meningkat.
4. Kebun cabai & hortikultura lainnya dibangun (sayuran & buah di rumah).
5. Sawah, kebun sayur dan kebun buah menggunakan trichoderma 100 %

B. Konversi energi melalui Alih Teknologi :
1. Nelayan menggunakan LPG untuk Bahan Bakar Sampan bermotor .
2. Tersedianya listrik mandiri (genset) berbahan bakar LPG.
3. Mesin pertanian menggunakan LPG utk efisiensi bahan bakar.

C. Pembentukan Klaster usaha :
1. Pembentukan Klaster budidaya pisang nipah kuning.

D. Penciptaan Wirausaha baru :
1. Munculnya wirausaha baru dengan produk-produk seperti :
a. Keripik pisang, keripik singkong, keripik keladi, keripik sayur
b. Ikan asin siap santap dalam kemasan
c. Nugget pisang
d. Teh celup /Teh es lidah buaya dan mahkota dewa
e. Asap cair
f. Gas Methan dari limbah sungai dan sampah organik
g. Air minum kemasan botol
h. Kerajinan kulit jagung
i. Kolam Terpal
j. Penjualan kemasan

E. Gemar Menabung :
1. Minat menabung meningkat melalui sosialisasi gemar menabung.
2. Minat menabung meningkat melalui produk kerajinan celengan dari bahan tempurung kelapa.

F. Fasilitas Umum :
1. Tersedianya air bersih dengan sistem penyaringan sederhana.
2. Jika memungkinkan diadakan taman bacaan untuk masyarakat.

Contoh pelaksanaan program Desa Binaan ini adalah Desa Punggur Besar yang dilaksanakan oleh Unit Pemberdayaan Sektor Riil dan UMKM (Unit PSRU) Kantor Perwakilan Bank Indonesia provinsi Kalbar bekerjasama dengan Jajaran Pemerintahan dan Masyarakat Desa Punggur Besar, Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya. Dalam kegiatan ini KPw BI tidak memberikan bantuan berupa uang, melainkan berupa bantuan teknis dan dukungan sarana kerja.

Materi yang diberikan dalam kegiatan pembinaan desa:
1. Sosialisasi/Pengantar Program Desa Binaan,
2. Dasar-dasar Kewirausahaan Desa (Wirausaha Tani),
3. Pengenalan dan aplikasi jamur trichoderma untuk tanaman padi, cabai, sayur dan hortikultura lainnya,
4. Pengenalan dan aplikasi teknologi air bersih,
5. Pengenalan dan aplikasi Teknologi tepat Guna berupa konversi bahan bakar bensin ke LPG untuk mesin bensin (sampan motor, genset listrik) di desa.
6. Sistem Pengering ikan sederhana.
7. Aplikasi keramba jaring apung atau kolam terpal untuk pembesaran ikan konsumsi di sungai/darat.
8. Penumbuhan wirausaha baru melalui pelatihan produk usaha olahan spt keripik, ikan asin, serta pendampingan/ pembinaan.
9. Pengenalan dan aplikasi kemasan modern untuk mendukung penjualan produk olahan desa.
10. Pembentukan klaster baru (Pisang Nipah Kuning)
11. Sosialisasi Gemar menabung di desa (poster/spanduk/baliho/stiker/brosur/ celengan dll)

Potensi sumber daya alam desa dan sumber daya manusia yang di survei sebelum kegiatan bina desa dimulai antara lain :
1. Sungai (alur, pemanfaatan, kondisi fisik)
2. Lahan pertanian (padi, sayuran, palawija)
3. Lahan perikanan darat (kolam, keramba)
4. Lahan perkebunan (kopi, kakao, kelapa, dll)
5. Lahan tidur
6. Ruang publik (kantor desa, dusun, warga)
7. Hasil alam dari desa
8. Hasil olahan dan industri dari desa
9. Pasar
10. SDM usia produktif
11. SDM usia produktif yang bekerja
12. SDM usia produktif yang belum bekerja
13. Jumlah pemuda aktif, dll.

Hasil survei kemudian diolah menjadi usulan kegiatan pengembangan desa binaan. Sejak dilaunching pada bulan Januari 2013 hingga saat ini sudah banyak kegiatan yang berjalan seperti :
1. Pembangunan pintu gerbang desa
2. Pembangunan ruang administrasi lembaga pengembangan ekonomi desa
3. Pembangunan rumah kompos
4. Pembangunan kolam terpal
5. Pelatihan dan pembuatan pupuk organik
6. Pencetakan wirausaha baru dengan produk olahan keripik pisang
7. Pelatihan dan penggunaan mesin sampan berbahan bakar LPG
8. Penggunaan mesin genset listrik berbahan bakar LPG
9. Pembangunan kebun pisang nipah kuning dan pisang berangan
10. Instalasi air bersih sederhana
11. Ternak itik
12. Pengembangan pembibitan ikan lele

Kegiatan-kegiatan lain yang akan menyusul antara lain :
1. Instalasi asap cair sederhana
2. Usaha kios penjualan hasil produksi wirausaha desa
3. Pengembangan penanaman padi dalam pot
4. Pengembangan program Rumah Pangan Lestari
5. Pembuatan gas methane dari bahan limbah organik
6. Pembuatan tepung pisang nipah
7. Pengembangan kebun pisang nipah di seluruh dusun
8. Pelatihan wirausaha baru untuk seluruh dusun
9. Pengembangan kolam terpal untuk seluruh dusun
10. Sosialisasi gemar menabung untuk seluruh dusun.

Melalui gotong-royong, kegiatan di desa binaan dapat berjalan walaupun dana yang dimiliki sangat terbatas. Yang diperlukan hanyalah sikap terbuka, kesediaan untuk dilatih, kesetiakawanan dan kepedulian sosial yang tinggi dari masyarakat, itu saja.

Shoutbox

Name :
Web URL :
Message :